Harga Bayi Tabung Jakarta vs Eropa

2014
01.02

Program bayi tabung dihadirkan bagi mereka yang kesulitan untuk punya anak, dengan menggunakan metode ini presentasi keberhasilan untuk mendatangkan sang buah hati akan lebih besar, tentunya perlu bantuan dari dokter dan peralatan yang mendukung untuk proses pembuatan bayi tabung.

Bayi Tabung

Di kota jakarta pembuatan bayi tabung dipatok harga sebesar Rp.2,5 jt -10 jt. Sementara untuk dinegara-negara maju seperti di Eropa harga untuk membuat bayi tabung tergolong sangat mahal, harganya berkisar 1,5 jt -3 jt Euro atau sekitar 36 Miliar rupiah, Wow harga yang sangat fantastis bukan.

Informasi Harga Bayi Tabung

Harga tersebut didapat dari informasi rumah sakit dan dinas kesehatan yang berada dijakarta. Dengan mengetahui harga program bayi tersebut bisa menjadi sumber referensi dan informasi bagi anda yang ingin memiliki anak melalui program bayi tabung. Semoga bermanfaat J

Gangguan Kesuburan pada Proses Bayi Tabung

2013
12.11

Pengaruh Gangguan Kesuburan pada Proses Bayi Tabung

Proses bayi tabung dilakukan bagi setiap pasangan yang belum memiliki anak. Indikasinya adalah setelah menjadi suami istri selama setahun dan belum mendapatkan anak. Apakah terjadi karena ada gangguan kesuburan merupakan suatu penyakit sistem reproduksi yang menyebabkan pasangan suami istri mengalami kesulitan hamil. Atau pasangan di atas usia 35 tahun dikatakan infertile bila tidak mampu melakukan konsepsi setelah melakukan hubungan seksual selama 6 bulan.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa masalah kesuburan terjadi pada 40 % akibat perempuan, 40% akibat laki-laki dan 30% akibat keduanya.

proses bayi tabung
Dibawah ini penyebab masalah kesuburan pada laki-laki
• Varikokel
Adalah terjadinya pelebaran pembuluh darah vena di sekitar buah zakar. Biasanya terjadi pada sebelah kiri tandanya adanya benjolan pada bagian atas buah zakar.
• Gangguan Hormonal
Kelenjar ptituari yang menghasilkan hormone untuk merangsang testis menghasilkan sperma harus diproduksi dengan sempurna, bila hormon tersebut tidak ada, atau jumlahnya menurun dalam jumlah yang signifikan maka sudah barang tentu kinerja testis tidak akan sempurna.

• Impotensi
Pembekuan darah atau akibat pembedahan pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah arteri ke penis bisa mengakibatkan impotensi. Selain itu penyebab yang lain yaitu kerusakan saraf yang menuju dan meninggalkan penis.

• Kelainan Genetik
Cystic fibrosis adalah penyebab kelainan genetic bagi ketidaksuburan pria. Gangguan genetik meliputi kelainan pada kromosom seks, yang terjadi pada sindrom Klinefelter.

• Sumbatan Saluran Sperma
Sumbatan pada sebagian saluran sperma, biasanya disebabkan bawaan lahir. Infeksi pada saluran reproduksi dapat disebabkan oleh bakteri melalui penyakit menular seksual. Jika memang disebabkan karena infeksi bakteri mungkin akan terjadi sumbatan akibat perlekatan dari saluran reproduksi pria.

• Kebiasaan Minum Beralkohol
Alkohol dalam jumlah besar dapat menurunkan kadar hormon testoteron sehingga mengganggu produksi sperma. Oleh karena itu ubah kebiasaan minum beralkohol.

• Kebiasaan Merokok
Nikotin membuat darah mengental sehingga tidak bisa beredar dengan lancar, termasuk di pembuluh darah alat kelamin. Akibatnya, muncul gangguan seksual seperti ejakulasi dini, ereksi tidak sempurna, bahkan impotensi.

• Pengaruh Radiasi
sperma yang terkena pengaruh radiasi akan memiliki gerakan berenang yang kurang baik yang akan mengurangi kesempatan untuk pembuahan.

• Pengaruh Obat
Beberapa jenis obat bisa mempengaruhi tingkat kesuburan. Obat-obatan seperti antibiotika, pereda rasa sakit, obat penenang, dan obat hormonal dapat menurunkan tingkat kesuburan pria.

 

Program Bayi Tabung ke-1.000 Lahir di Morula IVF Indonesia

2013
12.10

Program Bayi Tabung dengan lahirnya Sophia Eleanor Tilaar dan Olivia Teresa Tilaar

Dokter Ivan R. Sini, SpOG, Direktur Morulo IVF Indonesia, mengatakan teknologi reproduksi Morula IVF Indonesia atau program bayi tabung sudah memasuki usianya ke-15 tahun ini dan sudah membantu kelahiran bayi ke-1.000 dari program inseminasi intra uterina dan fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung.

program bayi tabung
Pada tanggal 7 November 2013, Bayi kembar–Sophia Eleanor Tilaar dan Olivia Teresa Tilaar, yang lahir menandai bayi ke-1.000 dan 1.001.
Morulo IVF selain menangani pasangan dari dalam negeri, seiring dengan perkembangan medical tourism di Indonesia, banyak pasangan dari luar negeri yang memilih Morula sebagai tempat dalam menjalani program kehamilannya.
Sebagai klinik pertama dan satu-satunya yang menerapkan teknologi Intracyptoplasmic Morphologically Selected Sprerm Injection (IMSI), pihaknya menerapkan kebijakan secara bertanggung jawab untuk mengurangi jumlah embrio yang ditanamkan pada program bayi tabung. Dengan mengurangi angka kehamilan kembar berguna mengurangi risiko yang besar bagi ibu hamil, maupun untuk kesehatan bayi yang dilahirkan.
Kini Morula IVF Indonesia selain berada di Jakarta, juga tersebar di Padang, Surabaya, dan di Depok. Saat ini tengah dipersiapkan pengembangan lebih luas ke kota lain dan Asia Tenggara.
Program bayi tabung adalah proses pembuahan, yang dibantu dengan teknik rekayasa oleh manusia dengan cara menggabungkan sel telur dan sel sperma dalam satu kultur, yang dilakukan di dalam laboratorium embriologi. Ketika prosedur IVF berhasil, proses selanjutnya dikombinasikan dengan prosedur yang dikenal sebagai embrio transfer (ET). Embrio dimasukkan ke dalam rahim, dengan bantuan alat manusia.
Ivan menambahkan keinginan masyarakat untuk mengikuti program bayi tabung ini cukup tinggi. Selama 2013 ini saja, Morula telah melakukan sekitar 843 program inseminasi.
Angka itu menambah total sebanyak 3.328 program bayi tabung/IVF, yang telah dilakukan di Morula sejak awal berdirinya. Biaya untuk program ini berkisar Rp41 juta-Rp75 juta per program, bergantung pada keadaan klien.

 

Program Bayi Tabung di Usia Muda

2013
12.09

Program Bayi Tabung & Peluangnya

Program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) merupakan teknik melakukan pembuahan antara sel telur dengan sel sperma melalui media tabung laboratorium, setelah melalui proses ini, menghasilkan embrio kecil. Kemudian embrio tersebut akan diimplantasi ke dalam rahim calon ibu hingga terjadilah kehamilan. Usia muda calon ibu menghasilkan sel telur yang terbaik. Kuantitas dan kualitas sel telur mulai menurun pada usia pertengahan 30an bahkan menurun dengan cepat pada usia 40an.

program bayi tabung

Pada laki-laki, usia yang semakin tua berkaitan dengan penurunan kualitas sperma, terutama bentuk dan gerakannya, menghasilkan embrio yang kualitasnya juga kurang baik. Pada usia kurang dari 30 tahun angka keberhasilan program bayi tabung sekitar 35%-45%. Sementara pada usia 31-35 tahun tingkat keberhasilan program bayi tabung sekitar 30%-45%.
Tingkat keberhasilan program bayi tabung di usia muda masih cukup tinggi. Hal ini disebabkan sel telur yang dihasilkan dari calon ibu muda masih berkualitas baik dan memungkinkan untuk terjadinya pembuahan.

Ketika berkonsultasi, yang sebaiknya Anda tanyakan pada dokter adalah berapa kira-kira peluang keberhasilan Anda jika menjalani program bayi tabung. Berdasarkan screening terhadap Anda dan pasangan, tim dokter akan memperkirakan peluang keberhasilan Anda. Dan itu bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah dari rata-rata. Walau begitu, faktor-faktor umum yang mempengaruhi kesuksesan program bayi tabung antara lain:

Mengenai ketidaksuburan pasangan suami istri bukan hanya dari faktro usia, tapi dapat disebabkan berbagai hal, seperti kelainan sel sperma, kelainan kromosom, kelainan anatomi, gangguan hormon atau ovulasi, dan lainnya yang tidak bisa dijelaskan. Pada perempuan, masalah tuba tersumbat merupakan indikasi utama untuk menjalani program bayi tabung.

Jika dalam usia muda dan tidak ada masalah pada ovulasi, usia masih muda dan tak ada masalah pada kualitas sperma suami maka tingkat keberhasilan bayi tabung bisa mencapai 50 persen.

 

Waktu untuk Ikuti Program Bayi Tabung

2013
12.02

Waktu yang Tepat untuk Ikuti Program Bayi Tabung

Seorang bayi merupakan dambaan bagi pasangan yang telah menikah, namun kadang terdapat beberapa halangan, seperti ada masalah dengan indung telur pada istri, atau masalah yang lain. Sehingga ketika dirasakan perlu maka ikut program bayi tabung. Namun, seperti ditekankan Ali Baziad, spesialis obstetri dan ginekologi, bayi tabung baru dilakukan jika semua jalan untuk mendapatkan momongan sudah ditempuh.

bayi tabung
Hal yang tidak boleh dilakukan yaitu, pasutri yang baru beberapa bulan menikah misalnya, tentu tak layak ikut program bayi tabung. Menurut WHO, pasangan dianggap mengalami kesulitan mendapat anak jika pernikahannya sudah berjalan lebih dari satu tahun tapi belum bisa mempunyai anak. Penyebabnya mungkin bukan juga dari sang Istri, tetapi bisa jadi istri yang tinggal jauh dari suami sehingga frekuensi untuk bertemu sangat kecil juga tidak bisa serta-merta menyebut dirinya sulit punya anak lalu ingin ikut program bayi tabung, apalagi jika sang istri haidnya tidak teratur. Terapi diberikan ditambah dengan pemberian obat kepada sang suami jika kualitas spermanya jelek atau obat untuk sang istri jika haidnya tidak teratur.
Ketika semua tahapan pengobatan tidak menuai hasil dan hasil diagnosis dokter memang tidak memungkinkan untuk memiliki anak dengan cara biasa, barulah program bayi tabung diajukan.
Syarat-syarat yang harus dipenuhi di antaranya, adanya bukti bahwa seluruh penanganan yang dilakukan sebelumnya tidak berhasil, umur istri kurang dari 38 tahun, pasutri dalam keadaan sehat, embrio berasal dari pasangan yang sah (sel telur dan sperma harus dari pasutri yang sama), dan tidak melakukan wisata reproduksi.
Setelah semua syarat terpenuhi, program bayi tabung pun dimulai. Pada tahap awal menjalani program ini, pasutri akan diberi semacam kuliah tentang bayi tabung. Tahapan berikutnya adalah stimulasi ovarium. Di sini, dokter akan menyuntikkan semacam zat yang mampu merangsang terbentuknya sel telur.
Sebelum memulai program bayi tabung sebaiknya kita mengkonsumsi makanan sehat seperti aneka sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, beras merah, dan bagus pula untuk mengkonsumsi suplemen untuk ibu hamil. Juga menjaga kesehatan, pola makanan yang bergizi, juga perlu diperhatikan.

 

Penanganan Bayi Tabung

2013
11.22

Penanganan Bayi Tabung Pasca Lahir

Terkadang ada orang tua yang takut dalam penanganan bayi tabung. Apakah berbeda dengan bayi normal pada umumnya? Bayi tabung sama dengan bayi normal pada umumnya. Orang tua  dapat memperlakukannya secara normal dan sama seperti bayi lain. Misalnya dengan memberikan nutrisi yang baik. Dan yang penting lagi adalah memberikan ASI ekslusif minimal 6 bulan sehingga daya tahan tubuh bayi pun semakin kuat.

bayi tabung

Perbedaan hanya pada saat pemantauan sejak kehamilan lebih intensif karena biasanya persentase untuk bayi kembar lebih besar daripada pembuahan normalnya, sehingga perlu pemantauan yang lebih intens.

Seperti yang dialami oleh bayi kembar tiga yang lahir di Rumah Sakit Ibu dan Anak Stella Maris Medan, Sumatera Utara, yang merupakan hasil program bayi tabung.

Sejak kehamilan pertama, dokter ahli kandungan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Stella Maris dr Binarwan Halim di Medan Senin terus memantau perkembangan bayi kembar tersebut. Pada usia kehamilan 26 minggu (6 bulan 3 minggu) dengan berat badan rata-rata sekitar 600 gram. Untuk kandungan 26 minggu, dibutuhkan bantuan perawatan yang lebih intensif.

Bayi dari pasangan tersebut, lahir pada usia kandungan 26 minggu dengan berat 600 gram. Jarang terjadi anak lahir dengan berat 600 gram bertahan hidup. Selain itu juga dengan usia kehamilan 26 minggu, diperkirakan banyak organ yang belum sempurna seperti otak, jantung, paru-paru, dan sistem pencernaan.

Masa kritisnya ialah bayi-bayi tersebut masih memakai alat bantu napas, dan selama satu bulan pertama kondisinya naik turun. Setelah melewati masa kritis, perkembangannya seperti yang diharapkan.
Setelah menjalani perawatan selama tiga bulan di rumah sakit milik swasta tersebut, bayi-bayi itu sudah memiliki berat badan sekitar dua kilogram.

Setelah mendapatkan perawatan yang cukup, pada jantung ketiga bayi sudah tidak ada masalah, begitu juga dengan paru-parunya. Kini kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan untuk pulang.

Selain memantau kehamilan bayi tabung secara intensif, seperti pada umumnya seorang ibu juga mempersiapkan diri dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Dan yang tak kalah penting adalah orang tua juga harus menyiapkan mental dan sudah semestinya memperlakukan anak hasil bayi tabung seperti halnya anak normal lainnya sehingga secara psikologi, sang anak pun dapat tumbuh dan berkembang seperti anak lainnya.

Pola Hidup Sehat

2013
07.29

pola hidup sehat

Sakit bukanlah pilihan. Tentunya Anda tidak ingin memilih penyakit datang pada Anda bukan? Saat kita terserang suatu penyakit, kita hanya bisa menyesal atas keteledoran diri yang tidak menjaga kesehatan tubuh dengan baik. Oleh karena itu, sebaiknya dalam kondisi apapun, kita harus dapat menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan sehat. Mulailah pola hidup sehat seperti berikut:

Read the rest of this entry »